Cover Story Volume I Nomor 04 - Februari 2003
Call Center
 
SIDE BAR

Tak Pernah Marah, Tak Perlu Cuti

Call Center Korea Beralih ke IP Based
 
foto-foto:
Dahlan Rebo Paing

... continued from previous page

Selain itu, jika bank akan mempromosikan produk baru, maka nasabah tidak perlu datang ke cabang untuk mendapatkan informasi rinci tentang produk baru tersebut. Kami pun sudah mulai melakukan telemarketing atau pemasaran melalui telepon kepada para nasabah kami untuk menawarkan produk-produk bank Danamon. Dengan begitu, call center kami telah membantu kegiatan pemasaran,” ujar Bernhard.

Ia menambahkan, bank Danamon juga semakin cepat melakukan tindakan jika terjadi kehilangan kartu kredit ataupun kartu ATM, jika nasabah dengan segera menghubungi DAC. Selain itu, dengan semakin diterimanya layanan perbankan melalui telepon, diharapkan kantor-kantor cabang yang ada dapat beroperasi secara lebih efisien dan dapat lebih berkonsentrasi untuk melakukan aktivitas penjualan.

Karena itu, menurut Bernhard, pihaknya tidak main-main ketika memutuskan akan meluncurkan layanan DAC. “Call center merupakan suatu layanan yang sangat strategis. Sekali satu bank meluncurkan layanan phone banking, maka bank tersebut tidak boleh mundur lagi. Karena itu, ketika bank Danamon memutuskan akan membangun DAC, pemilihan vendor menjadi sangat penting. Setelah melalui suatu proses seleksi yang cukup panjang, akhirnya kami memilih teknologi call center dari Avaya. Mereka adalah salah satu vendor terkemuka dalam teknologi ini. Di samping adanya local support yang baik dari local partner mereka di sini.

Selama ini kami cukup puas dengan performance dari sistem ini. Dimana uptime atau availability-nya kami rasakan cukup baik. Hal ini menjadi penting, karena nasabah pasti akan kesal kalau mereka menghubungi call center, namun dijawab tidak bisa melayani karena ada gangguan sistem,” tutur Bernhard.

Selain pemilihan vendor, yang menjadi pertimbangan cukup panjang adalah pengelolaan call center itu sendiri. Untuk itu tersedia dua opsi, yaitu mengelola sendiri atau dioutsourcing. Dalam hal ini, bank Danamon memilih untuk mengelola sendiri call center yang mereka bangun. Kini, dengan delapan nomor lokal di delapan kota besar di Indonesia, secara otomatis dan sistem langsung terhubung dengan nomor DAC yang berpusat di jalan Prapatan Nomor 50 Jakarta. Dengan teknologi ini, nasabah cukup membayar pulsa lokal saja. Saat ini DAC diperkuat oleh 80 orang yang bertugas sebagai call agent, baik untuk banking maupun kartu kredit, yang seluruhnya dibagi menjadi tiga shift kerja.

“Pengelolaan sendiri memang sudah menjadi pilihan untuk mengoperasikan DAC. Pertimbangan kami, unit layanan ini sangat strategis. Jadi, kami merasa lebih comfortable jika DAC kami tangani sendiri. Karena, call center bukan sekedar pusat informasi, tetapi juga menjadi unit layanan yang lebih terpadu,” tambah Bernhard.

Menyediakan layanan call center dengan sejumlah kegiatan finansial, termasuk transaksi transfer dana antar rekening, memang bukan tanpa resiko. Untuk itu, faktor security menjadi hal penting. Seperti dipaparkan oleh Bernhard, jika nasabah berhubungan dengan IVR, jika melakukan transaksi nasabah harus memasukkan 16 angka nomor kartu ATM dan juga PIN telepon. PIN telepon tersebut dapat diperoleh dengan melakukan registrasi di ATM.

Sebaliknya, jika nasabah berhubungan langsung dengan call agent untuk melakukan transaksi melalui DAC, petugas atau call agent akan melakukan verifikasi sampai sejauh mana nasabah dapat menjawab pertanyaan, hingga akhirnya, mereka merasa yakin bahwa nasabah yang bersangkutan benar adanya dan transaksi dapat dilakukan.

Kostaman Thayib, Grup Head Consumer Banking Group Bank Mandiri

Bank Mandiri yang baru saja memasuki usia ke empat ini juga memiliki layanan call center yang dapat dihubungi pada nomor 5299-7777. Diuji cobakan sejak April 2000 dan soft launching pada November 2002, call center bank Mandiri kini baru beroperasi selama 12 jam sehari. “Dalam waktu dekat ini, waktu pelayanan kami akan ditingkatkan menjadi 24 jam,” ujar Kostaman Thayib, Grup Head Consumer Banking Group Bank Mandiri kepada e-BizzAsia.

Menurut Kostaman, call center bank Mandiri memiliki dua fungsi yang sangat startegis, yaitu sebagai point of contact bagi para nasabah dan juga sebagai delivery ataupun distribution channel untuk melakukan transaksi. Bank Mandiri sangat serius membangun call center bagi kepentingan nasabahnya.

Tak beda dengan DAC, bank Mandiri juga memilih Avaya sebagai vendor teknologi yang digunakan. “Untuk itu kami menyediakan dana total untuk pengembangan teknologi informasi di bank Mandiri sebesar US$ 200 juta selama tiga tahun. Dan pengembangan call center merupakan bagian kecil dari pengembangan TI di bank Mandiri,” tambah Kostaman.

Dalam mengoperasikan call center-nya, bank Mandiri memilih untuk melakukan pengelolaan sendiri. “Kami bank yang cukup besar, karena itu kami memutuskan untuk mengelola sendiri call center tersebut. Saat ini, dengan jam operasi mulai pukul 07.30 sampai 19.30, kami memiliki 33 call center officer yang dibagi menjadi dua shift kerja. Para call center officer kami pilih melalui seleksi yang sangat ketat. Kami bangga, ternyata call center kami mendapat respon yang sangat baik dari para nasabah. Terbukti, sejak diluncurkan dan tercatat pada akhir Desember lalu telah ada lebih dari 14.000 telepon masuk. Dimana 40%-nya meminta layanan informasi saldo dan mutasi dan 20%-nya menanyakan produk dan sisanya layanan lainnya yang ada pada call center,” tambah Kostaman.

Kostaman optimis call center-nya akan berkembang maju, apalagi beberapa nomor lokal di daerah akan dikeluarkan. “Meskipun menggunakan nomor lokal, namun nasabah secara otomatis akan terhubung dengan call center di Jakarta melalui teknologi switching yang kami bangun. Kami berharap dengan adanya call center ini kepercayaan nasabah kepada bank Mandiri semakin bertambah,” ujar Kostaman.

Namun, saat ini, pengembangan call center tidak hanya untuk meningkatkan loyalitas pelanggan, komunikasi yang lebih baik, melayani secara lebih tepat, melainkan lebih pada bagaimana untuk meningkatkan pendapatan perusahaan.•jl

Go to previous page

© 2003 eBizzAsia. All rights reserved