Sebuah
portal perusahaan atau enterprise portal kini menjadi standar
antar muka (interface) Web untuk menampilkan content kepada para
business user. Di banyak perusahaan, portal yang bersifat personal
kini mulai menggantikan antarmuka Web-browser yang bersifat umum
dengan intranet korporat dan aplikasi-aplikasi e-Business.
Ketika portal pertama kali muncul di pasar, ia dikemas sebagai
produk yang berdiri sendiri (standalone). Namun, belakangan teknologi
portal telah diintegrasikan ke banyak jenis piranti lunak perusahaan,
antara lain aplikasi, piranti business intelligence, Web application
server dan sistem content management. Beberapa jenis teknologi
lainnya di industri perangkat lunak juga mengalami gelombang
integrasi seperti ini.
Middleware misalnya, pada awalnya terlihat di pasar dalam bentuk
standalone. Namun, secara bertahap middleware pun menjadi terintegrasi
ke dalam infrastruktur produk software lainnya. Sekarang, persoalannya
bagaimana memilih infrastruktur portal yang tepat dan sesuai
dengan kebutuhan perusahaan Anda?
Peran Portal Enterprise
Tujuan utama sebuah enterprise portal adalah memberikan masing-masing
pengguna portal tampilan informasi bisnis, aplikasi dan layanan
bersifat personal dan terintegrasi, yang ia perlukan untuk
mengerjakan tugas-tugasnya. Para pengguna bisa berasal dari
dalam maupun luar perusahaan.
Sebuah portal yang digunakan secara internal bisa disebut sebagai
internal corporate portal dan yang diperuntukkan bagi pengguna
eksternal disebut e-business portal. Pembedaan kedua jenis
portal sengaja dibuat karena keduanya seringkali memiliki kebutuhan
yang berbeda.
Internal corporate portal misalnya, seringkali difokuskan untuk
menyediakan interface yang lebih baik bagi intranet korporat.
Jadi, sebuah portal korporat internal membutuhkan fasilitas
yang memadai untuk mengelola informasi terstruktur, semi-terstruktur
dan tidak terstruktur. Di sisi lain, sebuah portal e-Business
seringkali lebih ditekankan pada penyediaan akses ke layanan
aplikasi dan kolaborasi.
Namun, sejalan dengan semakin matangnya aplikasi-aplikasi portal,
perbedaan-perbedaan inipun secara perlahan menghilang. Sebagian
besar aplikasi portal berevolusi untuk menangani semua jenis
konten bisnis, baik layanan informasi, aplikasi maupun kolaborasi.
Layanan-layanan Portal
Portal bukan sekedar menjembatani pengguna dengan konten bisnis
yang ditampilkan dalam bentuk Web. Ia juga menawarkan sejumlah
layanan untuk mengumpulkan, mengelompokkan, mengintegrasikan
dan mempersonalisasikan konten ini. Berbagai produk yang
memiliki kemampuan mendukung layanan ini pun cukup bervariasi,
sehingga penting untuk menyeleraskan fungsionalitas sebuah
produk dengan jenis aplikasi portal yang sedang dikembangkan.
Layanan yang disediakan sebuah portal secara umum bisa dibagi
menjadi empat kategori: user interface services, content interface
services, portal management services dan Web infrastructure
services.
User Interface Services
User interface service merupakan penghubung antara pengguna
dan konten yang terletak di antara pengguna portal dan portal
enterprise. Sebagian besar portal berinteraksi dengan penggunanya
melalui HTML (hypertext mark-up language) yang dikirim ke sebuah
browser Web desktop. Namun, kini ada kecenderungan portal-portal
itu untuk bisa mendukung interface yang lebih canggih (misalnya
menggunakan Java atau Microsoft .NET) dan untuk mendukung para
pengguna mobile dan nirkabel.
Salah satu pertimbangan utama dalam menerapkan sebuah user
interface portal apakah produknya mendukung thin-client user
interface, memerlukan peng-install-an plug-in atau men-download
komponen-komponen presentasi ke perangkat Web si pengguna.
Arsitektur user interface ini perlu diperhatikan, khususnya
untuk jejaring yang kecepatan koneksinya lamban dan ketika
digunakan untuk melayani pengguna eksternal melalui sebuah
portal e-Business.
Komponen terpenting user interface service lainnya adalah masalah
security-nya. Komponen ini harus menjamin bahwa pengguna hanya
bisa melihat konten bisnis yang berhak dilihatnya. Aspek ini
akan menjadi semakin penting ketika kedalaman dan keluasan
konten bisnisnya meningkat dan konten ini juga tersedia bagi
pengguna eksternal. Penyediaan kapabilitas security seperti
single sign-on pun menjadi vital untuk melindungi infrastruktur
perusahaan.
Content Interface Services
Content interface services digunakan untuk mengakses konten
bisnis yang ditampilkan di portal. Layanan semacam ini menggunakan
semacam adaptor (sering disebut portlet) untuk berhubungan
dengan sistem back-end, yang mengelola konten bisnis yang
akan diakses. Semua produk portal biasanya menyertakan prebuilt
adapter. Jika produk ini tidak menyediakan adaptor untuk
konten yang ingin Anda akses melalui portal, Anda bisa membuatnya
sendiri dengan menggunakan development kit.
Kualitas dari berbagai adaptor yang disediakan sangat bervariasi.
Beberapa adapter merupakan interface HTML sederhana, sementara
lainnya menawarkan interface konten canggih dan dibuat dalam
bahasa Java, dsb. Tren saat ini mengarah ke pembuatan adapter
portal yang bisa ditampilkan sebagai Web service.
Portal Management Services
Portal management services menyediakan fasilitas-fasilitas
seperti personalisasi, pencarian, publishing, notifikasi, kolaborasi,
workflow, portal meta data directory management, kategorisasi
dan taxonomy development. Beberapa portal juga menyediakan
sistem pengelolaan kontennya masing-masing, selain menyediakan
adapter portal yang bisa digunakan untuk mengakses berbagai
content manager terkemuka, misalnya Documentum atau Stellent.
Sebagian besar aktivitas pengembangan produk terjadi pada bagian
layanan kolaborasi dan workflow.
Web Infrastructure Services
Sebagian besar portal berinteraksi dengan piranti lunak yang
menyediakan infrastruktur Web yang dibutuhkan untuk berkomunikasi
melalui intranet dan ekstranet perusahaan, serta Internet
publik. Selain mampu menyediakan portabilitas antar berbagai
server Web, produk-produk ini pun harus bisa memanfaatkan
fitur-fitur seperti directory services, caching, load balancing
dan failover di server aplikasi Web untuk mengantisipasi
ketika jumlah penggunanya bertambah.
Memilih Sesuai Kebutuhan Bisnis
Memilih produk portal yang tepat ternyata tidak mudah. Selain
kemampuannya, fasilitas yang dibutuhkan di aplikasi portal
juga beragam sesuai dengan jenis portal yang dikembangkan.
 |
Gambar 1 memperlihatkan fitur-fitur penting dari sebuah portal,
yang dibagi berdasarkan fitur-fitur yang dibutuhkan seluruh
aplikasi portal secara umum. Juga, fitur-fitur yang dibutuhkan
untuk pengaksesan layanan informasi, aplikasi dan kolaborasi.
Colin White, presiden BI-Research, menambahkan, salah satu
pertimbangan penting dalam memilih sebuah produk adalah kelangsungan
hidup vendornya. Menurut White, konsolidasi pasar portal juga
harus diperhitungkan, karena berbagai vendor piranti lunak
terkemuka seperti BEA, IBM, Microsoft, Oracle, PeopleSoft,
SAP dan Sun kini menguasai pasar.
Di sisi lain, banyak vendor yang merupakan pemain murni portal
akan diakuisisi maupun menutup bisnisnya. Beberapa pemain portal
murni yang sudah diterima pasar (seperti Epicentric dan Plumtree
misalnya) kemungkinan besar akan bertahan, termasuk pula para
pemain niche market yang memasok portal industri vertikal atau
berspesialisasi dalam bidang teknologi portal tertentu seperti
search, kategorisasi dan taxonomy development, tutup Colin. •aa/bi-research
Foto-foto: Muflihun |