Volume II No 18 - Juli 2004

Jos Luhukay

Proteksi Privasi vs Keamanan Sistem

Upaya melengkapi informasi nasabah memang marak di dunia perbankan sejak awal tahun 2000an. Apa yang kini dikenal dengan gerakan „ Know Your Customers“ ini, dicanangkan pada pertengahan tahun 2001 oleh regulator perbankan kita, Bank Indonesia, untuk dapat tuntas dalam waktu singkat. Semua bank di Indonesia harus mempunyai informasi lengkap mengenai setiap nasabah mereka, paling tidak data mengenai identitas, pekerjaan atau bidang usaha, jumlah penghasilan, rekening yang dimiliki, aktivitas transaksi normal dan tujuan dari pembukaan rekening. Masing-masing bank dapat merancang sendiri arsitektur dan format data dari CIF ( Customer Information File ) mereka, asal syarat minimal ini dipenuhi.

Agus Pracoyo

PDCA tanpa PCA

Plan-Do-Check-Act atau PDCA adalah suatu proses yang sangat dikenal di kalangan orang-orang yang berkecimpung dalam manajemen mutu. Begitu pula manajemen mutu dalam keamanan sistem informasi. Tujuan utamanya adalah konsistensi dalam segala kegiatan pengamanan sistem informasi. Tapi, pelaksanaan manajemen sistem keamanan sistem informasi di Indonesia masih bertumpu pada fase pelaksanaan (Do) saja dan kurang atau tidak memperhatikan fase perencanan (Plan), fase pengecekan (Check), dan fase perbaikan (Action). Sehingga, kalau merujuk pada proses PDCA di atas, sistem manajemen keamanan di banyak perusahaan di Indonesia adalah PDCA tanpa PCA.

Indra Utoyo

Menyikapi Era “Post-Technology Driven”

Di dalam suatu konperensi yang mengawali ajang akbar CommunicAsia 2004, diangkat satu topik yang cukup kontroversial: “Commoditisation of IT” . Teknologi Infomasi dan Komunikasi (ICT), yang selama ini selalu dibicarakan sebagai senjata pamungkas dalam menopang bisnis perusahaan, justru dipandang sebagai sekedar infrastruktur seperti halnya listrik. Pemicu dari perdebatannya adalah tulisan Nicholas Carr dalam artikelnya “IT doesn't Matter” dan terakhir disempurnakan dalam bukunya “Does IT Matter”. Pemikiran Nic Carr ini sangat perlu dicermati, tetapi penyikapannya tentu tidak boleh terjebak pada pemikiran ekstrim. Yang tetap adalah teknologi diyakini merupakan enabler dari aktivitas bisnis dan memberi kemudahan dalam kehidupan.

Bob Julius Onggo

Seberapa Manusiawikah Web Anda?

Bagaimana Anda membayangkan berselancar di dunia web? Pernah Anda menonton film “Space Odyssey” yang mengisahkan perjalanan di suatu dataran atau gurun gersang, yang jarang atau sama sekali hampir tidak ada manusia yang dapat dijumpai? Mungkin kondisi itu dapat disamakan dengan dunia web. Benarkah?

© 2003 - 2004 eBizzAsia. All rights reserved.