Siapa yang bakal menang di bisnis pencarian, apakah yang ditawarkan oleh buku kuning, seperti Yellowpages atau Yellowklik, atau yang ditawarkan oleh Situs Pencari Utama Dunia yang dapat menjangkau audiens lokal, regional maupun global dengan sekali ketik dan klik?
Yang pasti, hal ini telah menjadi tren. Suatu bisnis dalam menjalankan strategi pengiklanan dan pemasarannya perlu mempraktekkan outsourcing lewat pencarian atau dicari oleh vendor atau pasar.
Ternyata, hal ini sudah dilihat oleh para praktisi industri pencarian ( Search Industry) bukan saja di dunia media cetak seperti katalog bisnis, buku kuning yellowpages, dan buku direktori bisnis atau yang juga masih baru di Indonesia yaitu yellowklik.com, melainkan juga di dunia pencarian lewat media online .
Karena bakal booming- nya bisnis pencarian bernilai miliaran dolar ini, maka tidak heran bila Microsoft dan Yahoo! bergegas untuk mengalahkan mesin pencari nomor satu saat ini - Google.com. Google, yang muncul belakangan, sepertinya telah membangunkan kakak-kakaknya yang lebih dulu berkecimpung dalam bisnis pencarian.
Kita akan menyaksikan siapa yang akhirnya berhasil memperebutkan piala kemenangan antara Yahoo!, Google dan MSN. Selain itu, kita pun menantikan hal-hal yang sulit diprediksi dalam dunia pencarian.
Karenany, saya ingin mengajak Anda dulu melihat apa yang terjadi dalam dunia pencarian jika seandainya Google, Yahoo! dan MSN benar-benar mampu membuat hasil pencarian yang revolusioner dan meningkatkan rasa "experiential” dari para penggunanya, mengingat dunia bisnis dan edukasi tidak bisa lepas dari dunia pencarian ( searching ).
Relevankah Hasil Pencarian Anda?
Yang bakal menang dalam bisnis pencarian ini adalah mereka yang berhasil membangun mesin pencari yang mampu memberikan hasil pencarian yang relevan, cepat dan fokus. Sekarang ini, melakukan pencarian di salah satu situs pencari, ibaratnya seperti untung-untungan atau hasil pencarian yang terlalu umum atau tidak relevan. Misalnya, kalau Anda mengetik kata “ windows ” atau “ window ”, hasilnya bisa terlalu umum dan tidak tentu atau tidak relevan, entah itu mengacu ke “ MS Window ” atau “ jendela dari kayu ” atau “ koleksi bingkai jendela ”, dst.
Untuk alasan inilah mengapa mesin/sistem/situs pencari berupaya mengatasi kekurangannya dalam hasil pencarian, sehingga mereka dapat mengantisipasi lebih baik maksud dari para pencari yang menggunakan situs/mesin pencarinya.
Model Situs Pencari Masa Depan
Beberapa situs pencari yang lebih kecil juga terus berkembang dalam beberapa bulan terakhir, dengan komitmen untuk meningkatkan efek experiential -nya, dan hasil pencarian yang relevan.
Misalnya, Grokker (groxis.com) menawarkan suatu antarmuka ( interface ) yang dapat mengelompokkan hasil pencarian dalam bentuk grafis, sehingga dapat meningkatkan cara hasil pencarian ditampilkan dan dipilah-pilah.
Atau Eurekster.com, yang mengombinasikan unsur-unsur sosial yang digunakan oleh para pencari keyword tertentu setelah kita melakukan login atau sign-up terlebih dahulu dengan menggunakan data dari situs web, seperti Friendster.com, situs web yang berisi komunitas online yang menghubungkan orang-orang melalui jaringan teman atau kenalan, baru kemudian memberikan hasil pencarian yang telah di- filter berdasarkan apa yang dicari oleh anggota-anggota dari suatu grup.
Kedua model situs pencari di atas memberikan selintas dari model pencarian di dunia maya di tahun-tahun yang akan dating. Tentu, bukan perusahaan kecil yang mampu mengubah jalannya bisnis pencarian. Faktanya, Google sudah akan mendapatkan uang dalam jumlah besar karena ikut dalam IPO, dan juga Yahoo! setelah mengakuisisi Overture dan Inktomi. Hal inilah yang kemudian membuat Microsoft terjun ke arena bisnis sistem pencarian. Mereka-mereka inilah yang kita lihat akan membuat pencarian kita lebih experiential .
Kalau begitu, bagaimana selanjutnya model sistem pencarian masa depan? Yang jelas, model pencarian masa depan akan membuat model-model pencarian di situs pencari sekarang ini terlihat kuno. Apalagi model pencarian seperti halnya yang kita gunakan lewat buku kuning (Yellowpages), dimana produk disusun berdasarkan kategorinya, sehingga kalau salah menempatkan kategori, maka kita pun bingung mencari produknya. Misalnya, kalau kita mencari produk “proyektor”, maka siapa yang menyangka kalau produk itu ditempatkan di kategori Audio.
Akan tetapi, untuk menciptakan model pencarian yang canggih, kita, sebagai konsumen, bisa-bisa takut atau khawatir informasi rahasia atau privasi dapat dicari oleh spider dari situs pencari. Nah, di bawah ini kita akan melihat beberapa cara yang digunakan oleh situs pencari, sehingga hal ini membuat kita mendapatkan gagasan yang relevan, sehingga mengharuskan kita bekerjasama dengan para perancang dan provider situs pencari.

Toolbar cerdik yang diberikan gratis oleh tiga besar situs pencari
Dengan adanya toolbar yang ditawarkan gratis oleh MSN, Google dan Yahoo!, maka untuk pencarian suatu kata tertentu yang memberikan arti lebih dari satu makna yang sangat berbeda, seperti “window”, situs pencari akan mengumpulkan sejumlah besar informasi yang berguna untuk mengantisipasi karakter si pencari informasi. Hal ini akan berguna ketika di lain waktu, mereka mengetikkan frasa atau keyword itu lagi dan digabungkan dengan informasi yang diperoleh dari para pencari informasi yang lain untuk dapat memberikan hasil pencarian yang lebih fokus dan relevan.
Misalnya, saya membiarkan Google.com mengumpulkan informasi berdasarkan aktivitas online saya, sehingga Google.com dapat memonitor semua situs web yang saya lihat dan menyimpannya ke dalam suatu log file . Informasi semacam ini dapat sangat meningkatkan relevansi dari hasil pencarian yang ditampilkan untuk saya di kemudian hari.
Contoh lain, saya mengetikkan kata “proyektor” di bagian pencarian di Google.com, setelah itu hasil pencarian menampilkan sederetan daftar situs web yang berisi mulai dari press release tentang teknologi baru dalam bidang proyeksi hingga penyewaan alat-alat presentasi, seperti proyektor. Namun akhirnya, saya berada cukup lama mengklik halaman-halaman web di situs web presentationsupport.com yang berisi bisnis penyewaan proyektor, maka Google.com akan mengingat semua informasi itu. Jika suatu saat saya mengetikkan keyword “proyektor”, maka Google.com akan mengingat semua pencarian dan situs web serta metadata yang ada di presentationsupport.com. Dengan begitu, Google.com dapat mengantisipasi kelak bahwa saya berminat pada penyewaan alat-alat presentasi, seperti proyektor, daripada informasi produk baru berupa proyektor.
Bukankah dengan model hasil pencarian yang lebih relevan seperti ini akan sangat menghemat waktu dan upaya kita dalam mendukung aktivitas yang sesuai dengan keinginan kita?
Fasilitas Pencarian Dalam Email
Model pencarian lewat email juga akan mulai dikembangkan oleh Google untuk meningkatkan hasil pencarian. Ya, email seperti ini bakalan diluncurkan oleh Google, dan diperkirakan akan mirip dengan jasa email gratis yang dimiliki Yahoo Mail atau Hotmail. Sekarang ini, Yahoo! telah memudahkan para pengguna emailnya untuk melakukan pencarian lewat email. Hal itu bisa dilihat karena setiap halaman di dalam Yahoo Mail berisi kotak pencarian, sehingga memudahkan para pengguna email Yahoo! untuk melakukan pencarian.
Google pun memiliki teknologi pemanfaatan fasilitas pencarian oleh para pengguna di dalam emailnya. Bayangkan, agar kita bisa menggunakan alamat email gratis milik Google, Anda harus mengizinkan Google menampilkan iklan dan melacak aktivitas email Anda. Google dapat mengubah cara menampilkan hasil pencarian dan iklan ke para pengguna email gratisan.
Misalkan Anda menerima email dari rekan bisnis yang isinya antara lain tentang laptop bermesin Pentium 4 terbaru yang baru saja dibeli melalui Bhinneka.com. Maka sebagai bagian dari antarmuka yang Anda gunakan untuk membaca email, Google dengan hebatnya dapat menampilkan iklan sponsor tentang industri computer. Bahkan, link tersebut dapat membawa Anda ke halaman yang tepat menguraikan produk-produk komputer di bhinneka.com asalkan ia ikut membayar sponsorship ke Google.
Jelas, model pencarian dalam email seperti ini sangat berguna bagi Anda, mengingat Anda bisa saja berminat dengan produk komputer lainnya atau merasa bangga memiliki laptop bermesin Pentium 4. Dengan model sponsorship, jika Anda mengklik salah satu situs yang menjadi sponsornya, maka penjualan pun bisa terjadi karena model sponsorship yang sangat targeted ini dibandingkan menampilkan iklan ke semua audiens yang tidak targeted.
Tampaknya gagasan ini akan segera menjadi kenyataan. Karena, sekarang ini, Google telah memiliki lebih dari 150.000 pengiklan, dan berminat membelanjakan uang mereka untuk jasa pengiklanan yang sangat targeted ini. Maka tidak sulit bagi Google menentukan hasil mana yang lebih pas untuk ditampilkan dalam alamat email Anda.
Selain itu, dengan model sponsorship AdSense milik Google yang dapat menyediakan iklan yang kontekstual dan dapat melakukan scanning isi suatu email guna menentukan iklan mana yang lebih relevan untuk ditampilkan. Dengan teknologi itu, Google dapat memasukkan sedikit tambahan dalam kebijakan Email Terms & Conditions, sehingga membuat situs pencari terbesar dunia ini mendapat izin yang pantas untuk memberikan iklan yang relevan ke semua pengguna email gratisnya.
Namun, bila mereka memilih agar iklan-iklan sponsor tidak ditampilkan, maka mereka tinggal membayar biaya langganan bulanan saja. Namun, bagi saya, kalau iklan tersebut memang pas dan sesuai dengan hobi atau kesukaan kita, kenapa harus membayar biaya bulanan?
Longhorn
Teknologi lain juga sedang dikembangkan Microsoft, yang digabungkan dengan sistem operasinya (OS) yang baru, bernama Longhorn. Bayangkan suatu sistem operasi yang bakal dapat memonitor semua aktivitas Anda – tentu berdasarkan persetujuan Anda. Setiap file, gambar, dokumen word, MP3 dan sebagainya dapat dipantau oleh komputer Anda dan berdasarkan perilaku Anda berkomputer, maka OS ini akan mengantisipasi kebutuhan Anda kelak. Karenanya, bukan hanya suatu sistem pencarian yang terintegrasi memungkinkan Anda mencari suatu dokumen yang ada di dalam hard disk , melainkan juga dapat menggunakan informasi yang telah dikumpulkan dari file-file tersebut, sehingga menambah nikmat pengalaman Anda dalam melakukan pencarian di dunia maya.
Sudah pasti tak hanya Longhorn, sistem operasi masa depan milik Linux atau Mac juga akan menjadi sangat cerdik untuk mengetahui perilaku aktivitas Anda dalam berkomputer. Atau, untuk melakukan pencarian secara lokal atau di dunia maya, sehingga hasil pencarian akan memberikan hasil yang sangat relevan dengan kesukaan dan minat Anda. Dan, toolbar yang disebutkan di atas siap mengantisipasi setiap kebutuhan Anda.
Maukah Kita Bekerjasama?
Hal inilah yang memang dinanti-nantikan oleh para pengguna sistem pencari masa depan, yang bakal meningkatkan efek “ experiential ” di dunia bisnis yang sekarang ini sarat akan hal-hal emosi. Namun, hal ini bermanfaat memberi pengalaman dan hasil pencarian yang lebih relevan.
Saat ini, teknologi situs atau mesin pencari masih terus dikembangkan dan sudah dilirik oleh para vendor besar. Efektivitasnya akan tergantung pada semua informasi dan privasi yang dimiliki oleh para pengguna mesin pencari, yakni apakah mereka mau memberi atau tidak.
Saya pribadi melihat, kalau hasil pencarian dapat memberikan hasil yang pas dengan yang saya cari, saya pun tidak keberatan memberitahu nama isteri atau anak saya! Bagaimana dengan Anda?
Bob Julius Onggo • Konsultan, Penulis, Pembicara, dan Praktisi Bisnis Internet (profilnya bisa dilihat di www.bjoconsulting.com)
Foto-foto: Muflihun
|