Metode yang satu ini, tentu pantas mendapat perhatian kita, yaitu promosi lewat situs pencari. Situs pencari PPC ( pay per click ) ibaratnya seperti tempat lelang – mereka membolehkan Anda bertaruh untuk keyword tertentu yang paling kompetitif, tetapi mewakili produk yang Anda promosikan lewat situs web. Dan, kalau Anda berani bertaruh untuk harga yang paling tinggi, berarti URL situs web Anda akan berada di urutan pertama.
Di bawah ini, akan saya uraikan contoh-contoh aplikatif bagaimana Anda dapat mengkalkulasi nilai dari seorang pengunjung – dengan menggunakan suatu rumus – dan bagaimana menggunakan informasi tersebut untuk membeli urutan No. #1 di PPC.
LANGKAH #1: BUAT DAFTAR STATISTIK
Sebelum Anda menghitung nilai dari per pengunjung dan biaya yang Anda mampu keluarkan, Anda harus memiliki beberapa angka atau nilai-nilai tertentu : jumlah total penjualan, pendapatan kotor, pengeluaran total, dan pengunjung yang unik ( unique visitor ) selama suatu periode tertentu.
Jumlah keseluruhan penjualan.
Jumlah ini sangat mudah dikalkulasi – Anda tinggal menambahkan saja jumlah barang yang telah terjual selama suatu periode tertentu. Misalnya, bulan ini Anda sudah menjual 85 barang, maka jumlah keseluruhan penjualan adalah 85 buah.
Pendapatan Kotor.
Pendapatan kotor adalah jumlah yang didapat dari hasil pengalian harga per barang dengan jumlah barang yang terjual. Misalnya, jika satu barang berharga 1 juta, dan semua yang terjual adalah 85, maka pendapatan kotor adalah Rp. 85 juta.
Jumlah Keseluruhan Pengeluaran .
Jumlah ini penting untuk dihitung. Memang, kalau melihat jumlah total pendapatan, nilainya menggiurkan, terutama bila tidak dikurangi dengan jumlah pengeluaran.
Akan tetapi, kalau Anda tidak mengetahui jumlah pengeluaran, Anda tidak dapat menghitung pendapatan netto. Agar suatu bisnis dapat terus diuntungkan, maka pendapatan kotor harus lebih besar daripada pengeluaran keseluruhan.
Karena itu Anda harus duduk dan hitung semua pengeluaran yang digunakan untuk memproduksi, mengantar barang, dsb. Jumlah ini juga harus mencakup semua biaya yang dibutuhkan untuk biaya pengoperasian selama suatu periode tertentu.
Pengunjung yang unik (Unique Visitor).
Jangan ketukar dengan istilah "hits", yakni seberapa sering suatu file atau halaman web dikunjungi). " Unique visitor " adalah jumlah orang yang berbeda yang mengunjungi suatu situs web. Dan, ini adalah barometer pengukur traffic yang efektif!
Untuk menghitung jumlah unique visitor yang masuk ke situs web, Anda harus menghubungi perusahaan hosting yang Anda gunakan untuk mendapatkan server log . Jika tidak punya server log , Anda bisa download perangkat lunak untuk menganalisa server log dengan mencarinya di situs web Download.com ( http://www.download.com ).
INGAT! Kalau Anda memutuskan untuk melakukan riset dan tes software server log , pastikan menggunakan software yang mampu menghitung " unique visitors " bukan " user sessions " yang hanya merujuk ke jumlah pengunjung yang sama bila dia keluar masuk beberapa kali."
LANGKAH #2: KALKULASIKAN NILAI SEORANG PENGUNJUNG YANG MASUK KE SITUS WEB ANDA.
Setelah Anda mengumpulkan data statistik dan angka-angka tertentu, lakukan kalkulasi yang sebenarnya sangat mudah, yaitu dengan cara masukkan angka-angka tersebut ke dalam 3 rumus sederhana ini :
a) RATE KONVERSI: Hitung berapa banyak unique visitors yang Anda butuhkan agar bisa menjual satu penjualan.
Unique Visitor / Total Penjualan = Rate Konversi
Misal: Jika selama bulan November, Anda menghitung ternyata memiliki 4.298 unique visitor , dan dari situ Anda mampu menjual 35 barang, maka perumusannya adalah :
4.298 Unique Visitor / 35 barang yang terjual = 122,8 Unique Visitor per Penjualan
Dalam hal ini, tingkat rate konversinya adalah 122,8. Artinya, Anda menjual 1 barang dari setiap 122,8 pengunjung yang masuk ke situs web Anda.
b) KEUNTUNGAN NETTO PER PENJUALAN: Coba hitung seberapa banyak keuntungan yang akan Anda dapatkan per satu penjualan.
Pendapatan Kotor - Total Pengeluaran / Total Jumlah Penjualan = Keuntungan Netto Per Penjualan
Misal: Jika dalam bulan November Anda menjual 35 barang yang masing-masing seharga Rp. 1 juta, maka pendapatan kotor Anda adalah Rp. 35 juta (35 X Rp. 1 juta). Kalau Anda kalkulasi pengeluaran Anda secara keseluruhan (produksi, pengepakan, biaya telepon dan internet, dll...) selama bulan November misalnya 6,5 juta.
Ini berarti:
Rp. 35 juta Pendapatan Kotor – Rp. 6,5 juta Total Pengeluaran / 35 Barang yang Terjual = Rp. 814.285,- Keuntungan Netto Per Penjualan
Jadi, Keuntungan Bersih yang dapat dimasukkan ke kantong adalah Rp. 814.285,- per barang.
c) NILAI DARI PER VISITOR: Sekarang coba hitung nilai dari per visitor .
Keuntungan Netto Per Penjualan / Rate Konversi = Nilai dari suatu Visitor
Contoh : Caranya mudah. Sekarang ambil nilai dari Keuntungan Netto Per Penjualan yang kita kalkulasikan di bagian b (Rp. 814.285,-) dan bagi dengan nilai Rate Konversi yang kita kalkulasikan di bagian a.
Rp. 814.285,- Keuntungan Netto Per Penjualan / 122,8 Rate Konversi
= Rp. 6.630,-
Dari contoh ini, masing-masing pengunjung ke situs web Anda bernilai Rp. 6.630,- (Ini berbeda dengan nilai dari sebuah pelanggan, yaitu Rp. 814.285) Hal ini berarti Anda harus mengeluarkan Rp. 6.630,- untuk menarik seorang pengunjung baru yang akhirnya menjadi pelanggan Anda.
LANGKAH #3: TEMPATKAN DIRI ANDA DI DEPAN CALON KONSUMEN POTENSIAL ANDA.
Baiklah, sekarang Anda sudah hampir dapat menerapkan langkah di atas untuk memulai upaya yang dapat memberi keuntungan dengan memanfaatkan situs pencari berbasis PPC. Saya katakan hampir karena masih ada satu langkah lagi yang harus Anda lakukan.
Apakah Anda tahu siapa target pasarnya? Apakah Anda tahu profil yang akurat tentang mereka yang membeli? Dan, tahukah Anda keyword apa yang mereka ketikkan sewaktu mencari suatu produk yang adalah barang Anda?
Jika Anda tidak tahu jawaban dari pertanyaan di atas, maka sekarang Anda harus siap melakukan tambahan riset dan pekerjaan sampai akhirnya Anda mengetahui siapa calon konsumen Anda. Begitu juga, keyword apa yang mereka gunakan untuk menemukan situs web Anda, karena tentu saja Anda tidak ingin buang-buang uang untuk pengunjung yang tidak qualified, bukan?
Cara terbaik mengetahui siapa calon pelanggan Anda dan alasan mereka mau membeli produk Anda adalah dengan berbicara langsung kepada mereka atau melakukan survei, atau menelepon langsung atau survei mereka dan berikan gift sebagai tanda terima kasih!
Semakin tahu Anda mereka yang telah membeli dari Anda, semakin mudah bagi Anda membidik calon pelanggan baru. Tetapi, ada cara lain yang dapat Anda gunakan untuk mengevaluasi keyword mana yang disukai calon pelanggan Anda. Yakni, dengan menggunakan WordTracker.com , suatu perangkat lunak online yang dapat mengumpulkan hasil pencarian 24 situs pencari utama dan disusun dalam suatu database yang terus menerus di- update .
Dengan WordTracker , Anda hanya mengetikkan keyword atau suatu frase, dan kemudian Anda akan diberi sederetan keyword atau frase yang berkaitan. Ini adalah fitur yang sangat berguna, karena akan memberi kombinasi alternatif keyword yang bisa jadi tak terpikirkan Anda!
LANGKAH #4: GUNAKAN INFORMASI UNTUK MENGGIRING TARGET KONSUMEN MELALUI SITUS PENCARI PPC.
Sekarang, setelah Anda melakukan hal di atas, pasti Anda sudah mendapat kombinasi alternatif antara keyword dan frase keyword yang kemungkinan besar calon pelanggan Anda ketikkan lewat situs pencari. Juga, mengetahui nilai dari per visitor yang mengunjungi situs web Anda dan Anda siap mulai menggiring traffic .
Setelah itu, Anda bisa mulai bertaruh dengan membayar paling tinggi untuk memperebutkan keyword atau frase keyword yang paling kompetitif, yang telah Anda teliti berdasarkan pada apa yang sering diketikkan oleh mereka yang ingin mencari produk yang Anda jual.
Terlihat bahwa seorang pengunjung web seharga Rp. 6.630. Dengan begitu, Anda dapat bertaruh untuk membayar Rp. 6.630,- per visitor dengan biaya promosi terjangkau dan efektif, dan tidak membabi buta.
Memang, keuntungan netto Anda berkurang sedikit dibanding kalau Anda mengandalkan sumber iklan gratis. Akan tetapi, Anda harus ingat bahwa seraya waktu berjalan “Volume penjualan heseluruhan akan meningkat” – asalkan Anda terus memperhatikan untuk membidik trafik yang targeted ! Itu artinya lebih banyak pengunjung yang targeted , sehingga akan lebih banyak calon pelanggan yang serius! (http://www.bjoconsulting.com/artikel/sm/goto.htm )
Taruhan minimum mulai dari 5 sen per visitor , namun ada biaya set-up sebesar USD50 (ditambah jumlah click-throughs ), dan biaya minimum bulanan sebesar USD20.
Tentu, ini adalah pilihan investasi promosi yang terbaik untuk mendatangkan overseas buyers yang sangat terinformasi akan merchant yang serius.
Yang pasti situs bisnis Anda akan mendapat “Volume kunjungan yang tinggi” dan “Lebih cepat”. Di samping itu, situs web Anda pun akan muncul di Yahoo.com, Lycos, Infospace, Altavista, dan MSN, maupun di AOL.
Beberapa situs berbasis PPC antara lain : FindWhat ( http://www.findwhat.com ), 7Search ( http://www.7search.com ), Kanoodle ( http://www.kanoodle.com ), Bay 9 ( http://www.bay9.com ) dan GoClick ( http://www.goclick.com ). FindWhat.com atau Kanoodle.com menarik dicoba, karena keduanya cepat berkembang dan lebih baik.
Ingat , punya barang atau produk sehebat apa pun dan dipromosikan lewat situs web secantik apa pun, namun kalau terkubur di hutan belantara maya, maka akan menjadi salah satu kuburan maya !
Bob Julius Onggo • Konsultan, Penulis, Pembicara, dan Praktisi Bisnis Internet (profilnya bisa dilihat di www.bjoconsulting.com)
foto: dok. ebizzasia |