Volume II No 20 - September 2004

Jos Luhukay

Bisnis Implementasi Sistem: Kiat dan Prospeknya

Di tengah semakin pulihnya ekonomi Indonesia , perusahaan-perusahaan yang telah atau hampir selesai proses restrukturisasinya, yang baru saja menuntaskan divestasi, merger atau akuisisi, kini sibuk berbenah, dengan tujuan antara lain bersiap untuk kembali bersaing dengan ketat. Proses ini mencakup pula restrukturisasi operasional, yang salahsatunya mencakup pengadaan dan implementasi perangkat-perangkat teknologi informasi. Biayanya cukup besar. Di sektor perbankan saja diperkirakan untuk tahun 2005 nanti akan diinvestasikan tidak kurang dari US$500 juta, atau praktis 70% dari seluruh investasi baru dalam teknologi informasi. Diperkirakan, implementasi teknologi perbankan yang baru ini tidak akan rampung dalam satu tahun, dan penyelesaiannya akan menerus sampai ke tahun 2007, bahkan 2010. Dalam konteks ini, menarik untuk disimak kegiatan pengembangan yang sedang berlangsung, dengan perhatian khusus pada bisnis Systems Implementation , atau yang di Indonesia populer dengan istilah “implementor”.

Agus Pracoyo

Mengatasi SPAM

SPAM yang berarti e-mail yang tidak diinginkan, merupakan kata yang lazim didengar dikalangan pengguna e-mail saat ini. Kata yang konon berasal dari jaman Viking dan tak ada sangkut-pautnya dengan e-mail, masuk dalam perbendaharaan kata bahasa Inggris dan mungkin bahasa lainnya karena kepopulerannya. Definisi SPAM sendiri sangat sederhana, tetapi dalam penerimaannya biasanya subyektif bagi masing-masing orang. Bagi saya, menerima dua atau tiga e-mail yang berisi promosi dari suatu vendor TI, walau tidak diinginkan, tidak saya anggap sebagai SPAM. Biasanya orang baru mengatakan sebagai SPAM jika jumlah e-mail yang tidak diinginkan jumlahnya cukup besar dan menggangu. more

Indra Utoyo

Enterprise Mobility: Bukan Sekedar Solusi Akses

Adopsi piranti mobile yang semakin luas memberi kemungkinan penerapan mobilitas akses pada aplikasi enterprise atau Enterprise Mobility (EM). EM memiliki arti yang luas, mulai dari tracking pergerakan kendaraan sampai akses aman ke basis data perusahaan, menggunakan teknologi dial, mobile, atau Wireless LAN (WLAN). Namun hasil studi Perot System, konsultan software dan enterprise mobility, memperlihatkan bahwa tingkat penerapannya cenderung lambat. Para CIO menghadapi tantangan meledaknya pilihan piranti akses ke data korporasi yang harus diimbangi dengan perhitungan yang cermat atas rsiko keamanan dan aspek biayanya.

© 2003 - 2005 eBizzAsia. All rights reserved.