KPernahkah Anda menebak dengan benar jalan pikiran orang? Saya yakin kalau dia adalah sahabat karib Anda, bisa jadi beberapa kali Anda dapat menebak perasaan dia terhadap Anda. Memang enak sekali kalau bisa menebak secara tepat dengan siapa kita sering berinteraksi. Sayangnya manusia memang berbeda dengan mesin.
Rupanya mesin pencari yang akan running di kebanyakan PC tahun 2006 adalah mensimulasikan skenario di atas. Bayangkan PC Anda akan mengetahui kebiasaan Anda dalam mencari informasi di dunia maya. PC Anda pun akan tahu informasi apa yang biasanya Anda sukai. Hal ini sama seperti perilaku Anda dalam membeli dapat dilacak oleh Amazon kalau Anda pernah menjadi pelanggannya dan pernah mengisi profil Anda.
Skenario ini akan menjadi nyata dalam dunia pencarian, mengingat bisnis pencarian (search industry) akan menjadi growing business. Lihat saja, akuisisi dan merger telah menjadi berita sehari-hari. Ketika bisnis pencarian menjadi semakin nyata, maka konsolidasi tidak lagi terelakkan. Dan keadaan ini terus berubah dari hari ke hari. Karena itu coba kita lihat saja apa yang terjadi sekarang ini dalam dunia pencarian dan hingga 2 tahun ke depan, yaitu tahun 2006. Mari kita lihat apa saja yang telah terjadi di Yahoo, dan MSN serta dua tahun ke depan dalam bisnis yang satu ini.
Akuisisi - Keuntungan Jangka Pendek, Pil Pahit Jangka Panjang
Yahoo baru saja muncul dari serangkain kesulitan yang timbul akibat konsolidasi dari sejumlah teknologi search yang telah diakuisisinya. Di tengah pertarungan di kancah industri bisnis yang sama dan masalah internal akhirnya Yahoo dapat juga memperkenalkan Yahoo!Search terbaru. Hal itu menandai langkah awal dalam teknologi pencarian sejak Yahoo mengakuisisi Inktomi, dan, juga Overture, Fast dan AltaVista tiga tahun lalu.
Setelah akhirnya tidak lagi menggunakan Google sebagai penyedia hasil pencarian bagi pihak ketiga atau bagi portal manapun yang ingin menyediakan hasil pencarian di webnya (termasuk situs pencari ala Indonesia), maka akhirnya Yahoo pun tetap belum bisa memberikan solusi pencarian yang dapat mengancam kekuatan pijakan dari debut situs pencari, Google di pasar pencarian (search market).
Pada mulanya, pembelian Overture oleh Yahoo, memberi keuntungan. Profitabilitas yang meningkat, karena mendapatkan revenue keseluruhan yang dihasilkan dari lalu lintas Yahoo langsung ke satu kantong, sebelumnya dari dua kantong (mengingat sebelumnya, Overture harus membayar Yahoo 65% dari pendapatannya sesuai perjanjian kemitraannya) yang memberikan dorongan finansial yang signifikan tahun 2004. Namun, seraya waktu terus berjalan profitabilitas ini terkikis, setidaknya karena dua faktor berikut.
Faktor pertama, dikarenakan MSN mengumumkan di kwartal pertama tahun 2004, bahwa mereka tidak akan lagi menggunakan hasil pencarian berbasis paid dari Overture, melainkan sebaliknya menggunakan solusi sendiri. Ini mengejutkan banyak pihak, karena MSN cukup lama tidak menanggapi pembelian Overture oleh pihak Yahoo. Mengapa cukup lama? Hal ini karena Microsoft masih mencari pengganti yang pas.
Bayangkan, ini pukulan telak bagi Yahoo, pemilik dari Overture, mengingat MSN dulunya adalah mitra besar Overture. Ketika MSN tidak lagi menggunakan Overture, maka itu akan mengurangi traffic dari Overture milik Yahoo sekaligus menurunnya pendapatan hingga sebesar 40%.
Pukulan besar kedua adalah merosotnya pangsa pasar Yahoo di kalangan para pengguna Internet. Selama 3 tahun belakangan ini, pangsa pasar Yahoo menurun terus. Hal ini karena ketidakmampuan Yahoo menyediakan jasa pencarian organik (organic search). Pangsa pasar Yahoo sekarang sekitar 15% saja. Mudah-mudahan fasilitas Yahoo!Search yang baru dapat membalikkan kemerosotan ini. Ya kita lihat saja!
Fasilitas baru yang lebih pintar
Menurut pengumuman yang dilansir Yahoo, fasilitas terbaru ini akan menandai langkah ke depan yang dramatis. Karena adanya kemampuan Geo-targeting (pencarian secara geografis). Hal itu akan memungkinkan para pengguna situs pencari memiliki opsi untuk memilah-milah berdasarkan relevansi dan batas-batas geografi.
Dan listing di direktori Yahoo akan memungkinkan para pemasang iklan memikat mata audiens, karena adanya gambar berbasis rich media. Fitur baru lain yang inovatif adalah Yahoo's Smart Search technology. Berdasarkan survei para pengguna didapati bahwa perasaan para pengguna situs pencari berkenaan link-link yang berisi sponsorship berubah secara dramatis, walaupun bergantung pada jenis pencarian yang mereka ketikkan.
Secara umum, semakin mereka tidak berminat untuk membeli sesuatu, maka semakin tidak mungkin mereka mengklik segala sesuatu yang mirip dengan hasil pencarian yang berbasis sponsorship. Nah, fitur baru ini menggunakan karakteristik dan history log dari sang pencari atas dasar preferensi yang mereka berikan termasuk pemilahan secara geografis, iklan berbasis broadband, peta pencari, dll.
Jika sang pencari jarang membeli, maka sama sekali sponsorship tidak atau sedikit ditampilkan. Artinya, jika sang pencari ingin terbang dan menggunakan tiket pesawat yang murah dari Bandung ke Kualalumpur, maka Smart Search akan menampilkan halaman hasil pencarian yang dipenuhi sponsorhip, lengkap dengan link langsung melalui Yahoo shopping sehingga dapat langsung membeli.
Jelas, kita melihat bahwa industri bisnis pencarian terus berupaya memuaskan para penggunanya (lihat juga tulisan saya tentang Google di WE sebelumnya) sementara tidak merugikan pihak dan vendor serta mitra bisnis terkait. Jelaslah Yahoo ingin memberikan hasil pencarian yang komersial untuk memaksimalkan pendapatan iklannya, namun sebaliknya agar para penggunanya dapat mengendalikan tingkat komersialisasi terhadap mereka.
Search Strategy Microsoft
Memang Microsoft beberapa kali salah prediksi, namun setelah mereka tahu, mereka langsung mengerahkan daya dan otot promosi dan sosialisasinya. Mereka pernah, sebelum tahun 2003, tidak fokus pada dunia internet search. Namun, akhirnya mereka menyadari keterlambatannya, seperti halnya di bisnis graphic interfaced operating systems (GUI). Walaupun akhirnya sekarang telah menjadi yang pertama, begitu pula dengan dunia internet dan browser, mereka berjuang hingga darah penghabisan untuk menjadi yang utama dan yang terakhir.
Akhirnya tahun 2003, Microsoft mengumumkan bahwa mereka sedang mengembangkan teknologi search, namun karena mengalami beberapa kali kesalahan, maka tahun 2004 Microsoft berencana mengakuisisi Google, tapi akhirnya gagal.
Belakangan, muncul juga versi beta dari Microsoft Search yang rencananya akan full antara penghujung 2004 hingga pertengahan 2005, sebelum akhirnya para pengguna internet dapat menggunakan sepenuhnya. Diintegrasikannya versi Longhorn yang sangat dinanti-nantikan (walaupun masih banyak bug-nya), namun masih banyak menimbulkan masalah pada sejumlah OS.
Coba kita lihat seraya waktu berjalan, apakah Microsoft mampu menembus jantung para pesaingnya. Kalau Anda perhatikan pengumuman yang dirilis oleh tim PR-nya, bahwa diintegrasikannya dengan Longhorn, akan membuat Anda tidak merasakan perbedaan antara mencari langsung lewat desktop Anda atau lewat situs pencari. Antar muka yang lebih intuitif memungkinkan Anda mencari berbagai format file secara lebih mudah. Microsoft juga sombong dengan mengatakan bahwa indeks database mereka berisi data 10 kali lebih banyak dibandingkan Google.
Keuntungan besar lainnya adalah bahwa Microsoft Search sekarang telah terintegrasi dengan setiap program buatan Microsoft. Artinya mencari informasi di dunia maya semudah melakukan spelling check di MS Word.
Hal ini jelas menggunakan situs pencari bagi para pengguna internet, akan menjadi sesuatu yang tidak pernah lebih intuitif dan mudah dibandingkan sebelumnya. Bayangkan skenario ini karena diintegrasikan dengan aplikasi Office: Anda menulis email ke seorang teman dengan menggunakan Outlook Express, dan mengatakan bahwa Anda berencana liburan ke Bali (tentunya ditulis dalam bahasa Inggris). Lalu, dalam sekejap muncul pesan sponsorship dalam bentuk streaming di email Anda yang dikirim ke inbox si penerima, yang berisi diskon atau harga spesial untuk paket tur liburan ke bali dari salah satu perusahaan Travel & Tour. Skenario yang luar biasa bukan? Namun secara teori hal itu bisa terjadi.
Memang, Microsoft tidak bisa membatasi setiap orang agar menggunakan Microsoft Search, namun mereka dapat mengintegrasikan setiap OS Longhorn dan MS Office dengan Microsoft Search secara default. Maka ini bisa membuat Netscape celaka (kalau memang mereka masih hidup), mengingat sangat sulit bagi para pengguna aplikasi untuk mengganti default settings-nya.
2006
Apakah skenario-skenario di atas bakal terjadi? Siapa tahu? Lihat saja pertarungan telah digelar dan terus berlanjut. Para analis bisnis memprediksi bahwa industri search engine marketing akan terus menjadi bisnis multi miliar dolar setahun. Jelas akan ada yang menang dan yang kalah, dan sekarang ada 3 petarung besar, yaitu Google, Yahoo dan Microsoft. Mari kita lihat dua tahun lagi; tahun 2006.
Bob Julius Onggo • Konsultan, Penulis, Pembicara, dan Praktisi Bisnis Internet (profilnya bisa dilihat di www.bjoconsulting.com)
Foto: dok. ebizzasia
|