Volume III No 24 - Februari-Maret 2005
 

Consumer Electronics TREND 2005

 

Perkembangan perangkat elektronik konsumen (consumer electronics) di seluruh dunia mengalami percepatan yang luar biasa. Bukan saja jenis dan modelnya, melainkan juga berbagai fungsinya yang semakin kaya dan lebih memberi banyak kemudahan dalam penggunaannya.

Di sisi lain, perkembangan teknologi informasi dan komputer juga mulai merambah area hingga ke elektronik konsumen yang sebelumnya terpisah sangat jauh. Kini TI dan komputer sudah masuk dalam berbagai produk elektronik konsumen, sehingga membuatnya semakin pintar dan memberi banyak fungsionalitas baru yang sebelumnya tak tersedia.

Dari pemanfaatan teknologi Bluetooth dan inframerah hingga, yang belakangan muncul, Wi-Fi dan akses Internet telah mewarnai perkembangan berbagai perangkat elektronik konsumen di dunia. Perangkat TV kini tak lagi mesti bersifat mandiri, melainkan sudah dipadukan dengan misalnya, kulkas atau refrigerator, atau monitor yang juga sekaligus berfungsi sebagai pesawat TV. Sebaliknya, pesawat TV pun saat ini mulai difungsikan untuk tampilan web atau berbagai kegiatan homeshopping , misalnya.

Begitu juga digunakannya teknologi nirkabel di banyak perangkat elektronik konsumen, bukan saja akan memberi kemudahan baru untuk terjadinya komunikasi antara satu perangkat dengan perangkat lainnya secara nirkabel, melainkan juga memungkinkan membangun jaringan antara berbagai perangkat, baik di rumah maupun di kantor, secara lebih mudah dan cepat.

Dahulu, perangkat elektronik hampir tak terkait dengan media penyimpan, semacam hard disk yang umum digunakan di komputer. Namun, saat ini, berbagai perangkat elektronik, seperti perangkat hiburan semakin terkait dengan media penyimpanan berkapasitas besar yang disebut Media Server. Bukan saja hard disk diintroduksikan dalam berbagai perangkat elektronik, tetapi fungsinya pun menjadi penyimpanan koleksi ribuan musik, video dan berbagai konten digital lainnya.

Menariknya, dengan digunakannya media server, terbuka kemungkinan yang semakin luas untuk berbagi konten digital yang dapat diakses oleh berbagai perangkat secara nirkabel dan dari lokasi yang berbeda-beda. Kalau di rumah, artinya Anda berkemungkinan untuk mendengarkan musik kesukaan Anda di manapun Anda inginkan dan dengan menggunakan perangkat yang berbeda-beda, bisa menggunakan laptop/notebook, dan perangkat audio lainnya.

Belakangan, hard disk juga digunakan di ponsel, terutama dengan meningkatnya penggunaan ponsel, yang tidak hanya untuk komunikasi suara, melainkan juga data, video dan gambar, yang sering disebut multimedia. Tuntutannya pada variasi konten multimedia, pada saat yang sama, juga menuntut tersedianya kapasitas penyimpanan yang semakin besar, namun dengan bentuk fisik yang semakin kecil.

Ke depan, perkembangan berbagai perangkat elektronik konsumen akan semakin diwarnai oleh terjadinya konvergensi dan munculnya fungsionalitas baru yang semakin memperkaya dan mempermudah penggunaannya. Termasuk smartphone , yang dianggap akan menjadi perangkat genggam yang paling banyak dibawa dan digunakan, sehingga diperkirakan akan menjadi tumpuan bagi berbagai fungsi dan aplikasi multimedia dan bisnis masa depan.

Untuk itulah, eBizzasia edisi kali ini mencoba menampilkan bagaimana sebenarnya tren yang berkembang di dunia, yang mungkin dapat dikaitkan dengan perkembangannya di dalam negeri. Karena, harus diakui, untuk beberapa produk elektronik konsumen, perkembangan di dalam negeri tak kalah dengan di sejumlah negara lain di dunia. Berikut ini sejumlah tren yang diperkirakan akan semakin meningkat dalam tahun 2005 ini.

MEDIA SERVER: Tak Sekadar Berbagi Konten Digital

Menikmati hiburan di rumah, kini dapat dilakukan dengan mudah dengan berbagi kontel digital, baik film, musik maupun video mellaui suatu Media Server. Namun, kemampuan lebih dari itu.

Media Server, pada dasarnya, adalah sebuah kotak yang dijejali piranti lunak yang dioptimalkan untuk menyimpan media digital di sebuah hard drive berkapasitas besar, baik itu berupa koleksi musik, video, maupun film. Dengan tersedianya media server, Anda dapat memutar koleksi Anda itu bagaimanapun dan di manapun dalam lingkungan rumah Anda sesuai yang diinginkan. Boleh dibilang, “pusat komando” ini nilainya sama dengan berbagai perangkat sistem hiburan yang sudah Anda miliki selama ini.

Namun, ke depan tuntutannya bahwa media server tak hanya dapat digunakan untuk menyimpan dan memungkinkan memutar koleksi musik MP3 maupun DVD saja, tetapi juga digunakan untuk menonton dan merekam siaran TV, bahkan HDTV ( High Definition TV ). Ambil contoh DigitalDeck Entertainment Network buatan DigitalDeck. Media Server yang bakal muncul dalam waktu dekat ini, memungkinkan mengelola hampir semua sumber konten dari TV kabel dan satelit, foto-foto digital, MP3, hingga Web streaming, cukup melalui satu antarmuka, yaitu TV.

Perangkat itu, nantinya, akan memungkinkan Anda men- streaming konten-konten tersebut ke pojok manapun di rumah Anda. Misalnya, Anda bisa men download video atau musik ke PC Anda, kemudian memutarnya di ruang tamu atau kamar tidur, karena semuanya terhubung dengan sambungan ethernet. Sebaliknya, jika Anda memiliki adapter nirkabel, semua itu juga dapat Anda lakukan dengan menggunakan Wi-Fi, jaringan LAN nirkabel yang kini semakin populer.

HIBURAN: Di Mana dan Kapan Saja

Ratusan atau bahkan ribuan lagu-lagu kesayangan Anda kini dapat diubah menjadi konten digital - MP3 yang dapat dinikmati di mana dan kapan saja menggunakan perangkat portabel.

Perangkat-perangkat hiburan kini semakin tampil modis, dengan bentuk-bentuk yang semakin menawan. Begitu juga kemampuannya semakin canggih dengan fungsionalitas yang semakin kaya dan beragam. Belakangan semakin marak perangkat yang berbasis digital, sehingga bukan saja kapasitasnya jauh lebih besar, namun kapabilitasnya juga luar biasa. Lihatlah bagaimana iPod telah merevolusi dunia hiburan portabel yang dulu banyak didominasi oleh Walkman atau Disc Player dan sebagainya.

Pertarungan format DVD antara Blu-ray dan HD-DVD semakin memanas diman masing-masing kelompok mengklaim menjadi yang paling layak menggantikan DVD yang ada saat ini. Dukungan dari kalangan industri juga semakin banyak. Apapun format yang nantinya akan digunakan, diperkirakan akan memberikan pilihan yang semakin canggih dengan kapabilitas yang lebih besar, dan semakin memudahkan dan memberi banyak keuntungan kepada konsumen. Namun, soal harga, memang masih belum jelas benar.

Selain itu, pertarungan di perangkat hiburan portabel MP3 semacam iPod kian memanas dengan tampilnya para pesaing iPod dengan segala bentuk dan jenis serta kapasitas penyimpanan koleksi musiknya. Ke depan pasar tampaknya akan semakin dibanjiri dengan berbagai perangkat yang canggih, kecil, desain yang menarik dan berkapasitas besar.

DAPUR PINTAR: Lebih Nyaman dan Menyenangkan

Dapur kini bukan lagi hanya tempat memasak, melainkan juga tempat menonton TV, akses Internet, membaca berita dan lain sebagainya.

Awalnya, ketika Internet baru berkembang, banyak orang menertawakan mengenai pemanggang roti yang terhubung ke Web. Namun, hari ini, hal itu menjadi kenyataan dan tak satu orang pun yang menertawakannya. Dengan teknologi yang ada saat ini, boleh dikata hampir semua perangkat elektronik dapat dihubungkan satu sama lain secara nirkabel, dan bahkan dapat terkoneksi dengan Internet.

Karenanya, kalau kita berbicara mebgenai dapur pintar, hal itu bukan lagi hayalan, tetapi kenyataan. Saat ini, baik pemanggan roti maupun kulkas sudah memiliki akses ke Internet dan dapat terkoneksi dalam suatu jaringan nirkabel. Perangkat-perangkat yang mengisi dapur pintar ini merupakan perangkat yang memadukan fungsionalitas tradisional dengan teknologi baru.

Artinya, saat ini, Anda dapat membeli kulkas yang sudah dilengkapi dengan TV dan Anda dapat menggunakan layar TV itu sekaligus sebagai monitor yang dapat Anda manfaatkan untuk mengakses Internet. Begitu juga, sekitar 20 tahun lalu menelepon darimana saja dalam rumah sepertinya tak mungkin, namun saat ini bahkan Anda dapat menelepon darimana saja di seluruh dunia dan menjadikan ponsel perangkat yang dibutuhkan banyak orang.

unculnya berbagai perangkat yang membentuk suatu dapur yang pintar lebih merupakan pengembangan dari kemajuan teknologi yang dicapai hingga saat ini. Kalau dulu mengakses Internet lebih banyak atau bertumpu pada PC, saat ini bahkan dapat Anda lakukan dengan menggunakan Tabel PC di tempat itudr Anda, atau layer TV di kulkas Anda di dapur. Sambil makan malam, kini Anda dapat menonton acara TV atau mengakses Internet, atau juga mendengar radio dari satu perangkat yang memiliki semua fungsi itu.

TELEMATICS: Tak Hanya Marak di Transportasi

Komunikasi data bergerak kini dapat dimanfaatkan di industri transportasi, misalnya saja pemanfaatan akses peta digital, download musik langsung ke kendaraan dan lain sebagainya.

Tahun 2005 bukan saja akan berkembang pemanfaatan teknologi masa kini, baik sebagaimana ditampilkan dalam bentuk ponsel, perangkat dapur pintar atau berbagai perangkat lainnya, namun kendaraan bermotor pun akan mendapat dukungan teknologi komunikasi yang disebut telematics .

Teknologi telematics dipandang sebagai dipasangnya perangkat elektronik di kendaraan Anda yang memungkinkan kendaraan berkomunikasi dengan berbagai layanan jarak jauh. Salah satu aplikasi yang sangat dikenal adalah GPS ( Global Positioning System ), yang memungkinkan operator menemukan di mana keberadaan mereka, bagaimana menemukan suatu lokasi baru, dan bagaimana mencari layanan yang tersdekat. Perangkat GPS biasanya berhubungan dengan sistem satelit.

Namun, telematics lebih dekat dengan jalan. Telematics mencakup sistem radio satelit, seperti Sirius dan XM; telepon nirkabel terpadu yang bersifat hands-free ; dan sistem pemantauan keadaan emerjensi. Tahun 2005 ini kita akan menyaksikan berbagai layanan nirkabel baru yang akan menyediakan games , video, dan berbagai konten lainnya di mobil Anda, tak perduli di mana pun Anda berada.

PILIHAN AKSES: Pertarungan Yang Belum Usai

Ke depan pilihan akses akan semakin bervariasi, namun arahnya semakin menuju ke kepasitas besar dan mobile .

Pertarungan dalam akses komunikasi suara maupun data tampaknya akan semakin seru. Pilihannya cukup banyak dan tak mudah, serta melibatkan para raksasa industri telekomunikasi, software dan hardware dunia. Karenanya, apapun pilihan yang muncul, hal itu akan memberi konsekuensi yang besar, baik terhadap industri telekomunikasi (infokom) maupun industri perangkat keras maupun lunak. Namun keberpihakan tak lagi hanya ditentukan oleh para pelaku industri saja, namun konsumen yang menggunakannya juga kan banyak menentukan.

Namun, satu yang pasti, ke depan pilihannya akan lebih cenderung ke komunikasi data atau multimedia dengan dukungan akses kapasitas besar ( broadband ), baik kabel maupun nirkabel. Layanan nirkabel juga akan mencuat lebih tinggi dengan pengguna yang semakin luas.

Broadband dan WiMAX

Broadband adalah koneksi kecepatan tinggi yang memungkinkan akses Internet secara cepat dan selalu terkoneksi atau “ always on ”. Tahun 1999, perkembangan transfer data kapasitas besar dan kecepatan tinggi mulai banyak digunakan, utamanya dengan maraknya layanan TV kabel. Meski TV kabel sudah banyak pelanggannya, perkembangannya lebih banyak dipicu oleh munculnya teknologi ADSL ( asymmetric digital subscriber line ). ADSL sanggup melewatkan jutaan bit informasi dalam hitungan detik pada jaringan telepon biasa.

DSL broadband bekerja pada dua kecepatan, menerima dan mengirim data, sehingga sangat cocok digunakan untuk browsing dan mengirim atau menerima e-mail. Kecepatan pengiriman datanya, lebih lambat dibandingkan menerima data. ADSL standar menerima data atau informasi pada kecepatan 2 Mbps (35 kali lebih cepat dari modem standar) dan mengirim data pada kecepatan 256 Kbps (lima kali lebih cepat). Namun, umumnya rentang kapasitas broadband antara 256 Kbps dan 10 Mbps.

Artikel selengkapnya dapat Anda dapatkan di majalah eBizzAsia volume III nomor 24 Februari-Maret 2005. Untuk informasi berlangganan, Anda bisa hubungi Bapak Hamdani / Ibu Lilik di nomor telepon (021) 7193264 / 66 / 69 faks (021) 7193261

grafis: gunawan

© 2003 - 2005 eBizzAsia. All rights reserved.