Volume III No 25 - April 2005
 

Connected Home

 

Revolusi perangkat digital didukung teknologi komunikasi dan Internet telah memunculkan tren baru di rumah. Seperti apa perkembangan-nya?

Semakin meningkatnya adopsi Internet dan broadband oleh para pengguna rumahan di seluruh dunia telah memunculkan kebutuhan berbagai konten dan layanan yang lebih fokus digunakan di rumah ( home-targeted content and services ). Peningkatan ini, pada saat yang sama, didukung oleh berbagai perangkat elektronik digital, yang sangat bervariasi jenis dan fungsinya, dengan mengusung berbagai teknologi digital maju dan semakin canggih.

Tren Global

Munculnya berbagai perangkat elektronik digital, tak hanya berpotensi menggantikan berbagai macam jenis perangkat elektronik yang ada selama ini, namun hal itu juga berdampak pada terjadinya perubahan besar-besaran, bahkan sangat revolusioner, misalnya dalam dunia informasi dan komunikasi, hiburan dan juga bisnis.

Dalam dunia hiburan, sebagai contoh, kalau sebelumnya muncul berbagai perangkat elektronik yang berbentuk besar dengan beragam fungsi, namun kecanggihan dan kapasitasnya jauh lebih kecil dibandingkan berbagai perangkat elektronik digital masa kini, yang lebih compact . Selain bentuknya cenderung mengecil, kapasitas dan kemampuannya jauh lebih besar. Perubahan dari analog ke digital, pada saat yang sama, mendorong munculnya konten-konten digital yang tak kalah revolusioner.

Bayangkan saja, satu buah kaset atau satu keping CD, kini tergantikan dengan sebuah player yang ukurannya sangat kecil, semacam iPod atau MP3 player lainnya, namun mampu menyimpan ribuan lagu dan memainkannya dengan mudah, sehingga dapat dibawa-bawa ke mana saja. Lagu-lagu berbasis MP3, WMA atau jenis-jenis lainnya, kini dapat disimpan dengan kapasitas sangat kecil, sekitar 148Kbps saja.

Perangkat-perangkat MP3 player yang sangat kecil, beraneka ragam desain dan tampilan, yang diluncurkan oleh berbagai perusahaan di dunia, telah menggantikan walkman , yang dulu sangat diminati anak-anak muda, begitu juga discman . Selain itu, ponsel pun kini diisi dengan lagu-lagu semacam itu, yang dapat didengarkan kapan saja diinginkan.

Tak hanya musik, image atau foto kinipun dapat dibuat dan disimpan dalam bentuk digital yang tak membutuhkan ruang yang terlalu besar, meski untuk yang resolusi tinggi memang membutuhkan kapasitas yang lebih besar. Namun, perubahannya tak hanya dalam hal membuat dan menyimpan, melainkan perkembangan itu sendiri telah mengubah banyak aspek dalam bidangnya masing-masing.

Dalam dunia video pun terjadi perubahan besar, yang juga berbasis digital, sehingga shooting video kini tak lagi mengandalkan pada pita rekam yang kapasitasnya tak begitu besar. Sekarang ini, video camcorder atau sejenisnya yang berbasis digital malahan telah dapat menyimpan image atau gambar video dalam kapasitas besar, yang bahkan dapat diedit dan disimpan langsung ke dalam cakram DVD.

Dalam lingkungan rumah, yang kini sudah mulai menjadi tren, muncul perubahan besar yang memungkinkan bukan saja membuat, menyimpan dan memainkan kembali berbagai konten digital, baik musik, gambar maupun video. Bahkan, saat ini, telah muncul berbagai inovasi baru berbasis digital, yang memungkinkan semua konten digital disimpan ke dalam suatu komputer atau server PC ( Media Server ), yang kemudian berbagai-bagai macam konten itu dapat diakses, baik menggunakan komunikasi kabel maupun nirkabel, di mana pun di dalam rumah secara mudah menggunakan berbagai perangkat elektronik.

Selain kapasitas penyimpanan yang besar ( gigabyte , GB), akses yang mudah, apalagi kalau menggunakan komunikasi nirkabel, juga memunculkan perubahan dalam cara menikmatinya. Artinya, musik, film atau gambar dapat diakses menggunakan berbagai perangkat yang berbeda dan berada di tempat yang berbeda pada saat yang bersamaan. Lagu misalnya, dapat dinikmati melalui perangkat portabel, PC, laptop atau MP3 player . Video atau film juga dapat ditonton menggunakan TV, monitor PC atau layar laptop, dan sebagainya.

Di samping itu, dengan adanya beragam konten digital, pengelolaannya pun lebih mudah karena cukup dengan membuat folder (ruang) penyimpanan yang bisa memuat masing-masing konten dengan label nama tertentu. Klasifikasinya pun dapat dengan mudah dibuat, sehingga akan semakin memudahkan untuk mengaksesnya. Juga, tanpa membutuhkan ruang (secara fisik) yang besar, karena bentuknya yang digital itu. Bayangkan iPod yang besarnya sebesar sebungkus rokok mampu menyimpan puluhan ribu lagu-lagu kesukaan Anda.

Kemudahan lainnya adalah, konten-konten yang beragam itu dapat diakses atau dinikmati oleh masing-masing anggota keluarga tanpa harus bertabrakan, karena masing-masing dapat memilih konten masing-masing yang akan diakses dengan menggunakan perangkat tertentu yang diingininya. Ibu bisa menonton tayangan sinetron yang disukainya di dapur, sementara Bapak mendengarkan musik Jazz di ruang depan, dan anak-anak memainkan games di ruang atas tanpa terganggu, meski sumber penyimpanan semua konten digital itu ada di sebuah Media Server yang bentuknya boleh dikata sangat kecil di ruang bawah.

Semua semakin dimungkinkan karena diukung teknologi, khususnya nirkabel, Wi-Fi misalnya, atau koneksi kabel, baik berbasis fiber optik maupul kabel broadband ADSL/SDL atau sejenisnya. Meningkatnya penggunaan Internet di lingkungan pengguna rumah, tidak lagi semata-mata untuk akses browsing data atau informasi di Internet, melainkan juga untuk men download berbagai konten digital hingga gambar, image maupun video clip , bahkan memainkan games , baik lokal maupun mancanegara.

Games , tampaknya sudah menjadi permainan dunia yang tidak saja sangat digemari oleh anak-anak, melainkan juga oleh orang dewasa, sehingga semakin mendorong berbagai aktivitas akses dan bermain di rumah dengan menggunakan akses Internet kapasitas besar alias broadband . Games bukan lagi permainan satu atau beberapa orang dalam satu ruangan yang sama, melainkan dapat juga dimainkan lintas negara, tanpa tahu siapa lawan bermainnya dan sedanf berada di mana.

Namun, selain akses Internet yang umumnya digunakan untuk mencari data dan informasi, kemajuan teknologi saat ini juga mampu menampilkan berbagai penerapan teknologi jaringan rumah yang semakin maju, yang mendukung penggunaan berbagai aplikasi, pemutaran video atau film on demand , games dan lain sebagainya. Juga untuk melakukan berbagai kegiatan transaksi perbankan, misalnya dan bisnis.

Layanan-layanan yang sangat bervariasi dan inovatif ini, tampaknya akan terus mendapatkan momentum perkembangannya sekarang maupun di masa datang, khususnya games , musik dan video atau film, termasuk TV commerce .

Hal itu telah mendorong meningkatnya jumlah pengguna Internet di dunia, yang dalam tahun 2006 mendatang diperkirakan akan mencapai 750 juta pengguna yang mengakses Internet dari rumah, untuk berbagai keperluan, baik umum maupun spesifik. Bahkan, akses Internet dari rumah ini diperkirakan akan melampaui akses melalui ponsel, tempat kerja, atau sekolah.

Tabel: Pengguna dan Pelanggan Broadband Dunia, 2002-2007 (dalam jutaan)

Subyek

2002

2003

2004

2005

2006

2007

Rumah Tangga

56,9

90.4

125,2

161,0

195,5

229,7

Pelanggan *

63,1

98.8

136,0

173,6

209,6

245,5

Pengguna

168,4

229,9

298,6

364,4

437,8

496,2

Catatan: * Termasuk semua pelanggan rumahan dan bisnis, tetapi tidak termasuk pelanggan W-LAN, bluetooth atau 3G mobile broadband. Sumber: eMarketer, Maret 2004 (www.emarketer.com)

Dengan meningkatnya penggunaan Internet melalui rumah, hal itu semakin mendorong perkembangan pasar jaringan rumah untuk bertumbuh sangat besar. Salah satu petunjuknya adalah bahwa pasar perangkat jaringan rumah ( home networking equipment ) dan residential gateways meningkat dari US$600 juta menjadi US$5,7 miliar pada tahun 2004. Sementara, pasar sistem otomasi dan kontrol rumah juga bertumbuh menjadi US$3 miliar pada tahun 2005.

Perkembangan inilah yang kemudian memunculkan konsep yang disebut “Connected Home” atau ada juga yang menyebut “Digital Home”, yang mungkin saja berbeda titik tekannya, khususnya dalam penerapannya. Konsep ini melihat bahwa rumah akan menjadi sentrum baru kegiatan yang terkait dengan kerja, hiburan atau bermain yang didukung jaringan komunikasi lokal serta akses Internet kapasitas besar ke luar.

Karenanya, eBizzAsia edisi kali ini mencoba menyoroti perkembangan Connected Home ini, karena selain mulai berkembang menjadi tren, faktanya berbagai perangkat digital boleh dikata sudah dimiliki oleh banyak orang di rumah, baik video camcorder atau video player , TV, music player , dan sejenisnya, termasuk ponsel dan perangkat elektronik rumah tangga lainnya.

Bagaimana semua perangkat elektronik digital itu berpotensi untuk secara virtual terhubung dalam suatu jaringan yang semakin memudahkan penggunaannya dan meningkatkan pemenuhan kebutuhan di rumah, serta sangat potensial meningkatkan produktivitas dan komunikasinya ke luar, bahkan ke mancanegara. Insa

© 2003 - 2005 eBizzAsia. All rights reserved.