|
Perbankan masa kini, tidak lagi dapat hanya bertahan dengan produk dan kanal layanan yang konvensional, karena tuntutan nasabah sebagai beragam.
Fleksibilitas dalam memberikan pelayanan, kini, menjadi tuntutan sebagian besar nasabah, khususnya di kota-kota besar Indonesia.
Bank Indonesia mengharuskan bank-bank untuk menerapkan Manajemen Risiko sejalan dengan kerangka penerapan standar Basel II.
Selain dituntut untuk memberikan layanan yang semakin bervariasi, seperti Internet Banking atau sejenisnya, bank-bank juga masih terkendala dengan belum utuhnya regulasi yang mendukungnya.
Ditunggu, Bank-bank yang Inovatif 
Bank-bank masa kini dituntut untuk semakin inovatif, sehingga mampu memberikan pelayanan yang memuaskan nasabah dan sekaligus mempertahankan pertumbuhannya.
Mengoptimalkan peran TI 
Bank-bank semakin dituntut untuk memberikan layanan yang optimal. Namun, penerapan TI tak cukup menjadi andalan. Bagaimana ITSM dapat membantu?
Service-Oriented Architecture 
SOA memungkinkan bank memiliki arsitektur TI yang kokoh, namun fleksibel, yang dibutuhkannya untuk tumbuh dan mengoptimalkan layanannya kepada nasabah.
|