Volume III No 27 - June 2005
 

 

Bob J. Onggo
Forum Marketing – Haruskah?

 

 

Manusia memang sering disebut sebagai makhluk yang suka berkelompok. Karenanya terbentuklah berbagai kelompok berdasarkan minat terhadap hal-hal tertentu, mulai dari hobi hingga bisnis, politik hingga badai tsunami.

Rupanya, tendensi psikologis seperti itu tidak terbatas pada dunia fisik saja, namun berkat teknologi internet, mereka membentuk forum-forum online yang tidak terbatas pada waktu dan geografi. Kalau Anda browse di Internet, Anda lihat sendiri bagaimana online forum telah menjadi salah satu fitur yang begitu umum tersedia di banyak situs web . Online forum tidak ditemukan di situs web yang sekadar mempresentasikan produk atau company profile. Tetapi, online forum terdapat di situs web yang sudah memiliki content dan sangat menghargainya. Kunjungan bukan sekadar adanya hits buta ( blind hits ).

Selain itu, juga banyak sekali scripts gratis tersedia untuk membuat online forum. Mulai dari scripts siap pakai gratis maupun berbayar ( paid ). Selain banyak situs web yang menawarkan scripts gratis, ada juga web yang bertindak sebagai hosting dari online forum. Salah satu forum provider besar yang sering digunakan oleh banyak situs web besar di tanah air adalah Yahoogroups.

Namun, masih banyak situs web provider lainnya yang menyediakan web-based forum, seperti Dejanews yang diakuisisi oleh Google, Domeus, Topica dan lain sebagainya. Sehingga, tanpa perlu pemrograman sekalipun, pemilik situs web dapat menempelkan online forum tersebut pada situs web-nya dan jaringan diskusi lewat e-mail.

Itulah sebabnya, mengapa situs web yang membahas mulai dari hewan-hewan kesayangan hingga badai tsunami, juga situs web yang berisi tentang bagaimana mendidik anak yang pintar hingga euthanasia anak, telah dilengkapi online forum.

Ada juga online forum yang begitu subur dan dipenuhi oleh anggota-anggota yang berminat membahas suatu pokok persoalan tertentu, tetapi belum atau tidak memiliki situs web sendiri. Karena sibuknya memoderatori dan mengurus online forum ini, mereka tidak sempat membuat situs web sendiri.

Contohnya adalah Marketing-Club@yahoogroups.com . Online forum ini sejak berdiri 5 Januari 2002 hingga sekarang ini belum memiliki situs web, walaupun sudah direncanakan jauh sebelumnya. Tetapi, toh media ini berfungsi sebagai cyber public relations dari para anggotanya yang terus berkembang hingga sekarang ini mencapai lebih dari 2200 anggota di seluruh Indonesia.

Namun, sekarang ini, di samping hiruk pikuk dan segala pendapat seputar online forum, mari kita bahas pro dan kontranya secara objektif.

Dalam kolom saya yang satu ini, saya ingin menyajikan kepada Anda pandangan pro dan kontra mengenai menambahkan online forum di situs web Anda – terlepas dari apakah Anda sudah memilikinya atau belum.

MENGAPA PRO?

Beberapa pendapat dan hasil yang diperoleh karena memiliki online forum di situs web adalah karena online forum dapat memberikan nilai tambah dari content di situs web mereka. Ya, memang, saya lihat demikian bahwa forum online yang aktif dan besar ini menambah bobot nilai dari content yang ada di suatu situs web. Bahkan menariknya, situs pencari seperti Google juga jatuh cinta terhadap online forum, karena itu spider- nya juga melakukan indexing terhadap banyak online forum, sehingga positifnya adalah banyak dari situs web ditemukan lewat mesin pencari.

Misalnya, situs web TheCatSite.com gampang ditemukan lewat mesin pencari dengan mengetikkan frase tentang “ cat health ” atau “ cat behavior ” di kotak pencarian. Ini menunjukkan bahwa online forum sangat bersahabat ( friendly ) di mata situs pencari untuk kepentingan promosi lewat situs pencari. Bahkan, lihat saja situs web EraMuslim.com ditemukan lewat hasil pencarian mesin pencari dengan mengetikkan frase “ sewa proyektor ”, tidak relevan bukan? Tapi toh bisa ditemukan. Jadi lihat bagaimana online forum memiliki daya tarik promosi lewat mesin pencari maya.

Hal pro lainnya adalah online forum mendorong orang untuk kembali mengunjungi suatu situs web idaman dan memeriksa info atau hal-hal baru yang diperbincangkan di dalamnya. Maka, kalau Anda memiliki komunitas forum yang baik, ini akan membuat anggota yang lain menjadi ketagihan.

Selain itu, online forum menciptakan rasa komunitas bersama ( sense of community ), sehingga orang-orang dari seluruh dunia dapat berkumpul bersama, saling mendukung dan memberikan support dan bantuan moril serta finansial . Hal ini terbukti untuk bencana gempa bumi dan badai tsunami yang baru saja terjadi di tanah air kita, serta merta orang-orang dari segala penjuru dunia membentuk forum-forum online yang hingga sekarang berjumlah 258 di Yahoogroups saja. Diperkirakan jumlahnya akan terus bertambah walaupun akhirnya akan reda dan tidak terurus seiring berjalannya waktu.

Online forum memenuhi kebutuhan psikologis manusia yang haus akan informasi, berita, dan gossip, serta katabelece tertentu. Jadi mengapa tidak dipertimbangkan?

Saat ini, model dari online forum “ satu arah ” yang sedang trendi adalah weblog yang juga mulai bermunculan dan siap menggantikan popularitas dari online forum biasa. Anda bisa lihat contoh dari weblog yang diminati oleh banyak orang yang berbicara seputar bencana tsunami dan gempa bumi di penghujung Desember 2004 di http://tsunamihelp.blogspot.com/.

Weblog ada bermacam-macam, tergantung situs web tertentu menamakannya. Google menamakannya sebagai Google Alerts, dan memang masih dalam versi Beta. Namun, menariknya, lewat Weblog Anda dapat memonitor perkembangan berita, dan tetap mendapatkan informasi yang paling kompetitif seputar industri, events , selebriti, dan tim olahraga favorit.

Tentang hiruk pikuk Weblog dan tren seputar News Feed dan RSS Feed yang akan menjadi model tren dalam dunia advertising online akan saya bahas dalam kesempatan berikut di kolom ini.

MENGAPA KONTRA?

Mengapa ada yang tidak sependapat dengan fasilitas online forum? Jelas ini membutuhkan banyak upaya dan waktu agar online forum Anda dipenuhi oleh banyak anggota. Online forum yang sepi anggota pun akhirnya akan punah, karena sesama anggota melihat bahwa mereka telah salah memilih forum dan akhirnya akan meninggalkan forum tersebut dan mencari situs web lain yang memiliki online forum yang ramai.

Jelas sekali bahwa setelah Anda memiliki online forum, ini sama seperti Anda memiliki bayi kedua yang harus dibesarkan dan dipromosikan setelah Anda memiliki situs web. Berani membuat ; berani bertanggung jawab.

Kontra yang kedua, Anda sebagai moderator perlu terus menerus memantau tidak adanya spamming atau mereka yang mengirimkan berita yang OOT ( Out of Topic ). Sekali forum Anda besar, Anda memerlukan tim moderator untuk memantaunya – dan ini sangat menyita waktu. Mengatur tim bukanlah tugas yang enteng dan itu menyangkut sukses atau gagal. Ya memiliki forum memerlukan upaya manajemen yang berkesinambungan.

Ketiga, forum adalah salah satu jenis aplikasi database yang dapat menampilkan data halaman-halaman web ke pengunjung. Maka, semakin banyak pengunjung melihat-lihat halaman web, maka hal itu akan memberikan kerja keras bagi web server untuk menampilkannya.

Misalnya, kalau forum aktif Anda memiliki 2.000 anggota, paling tidak Anda sudah harus memiliki dedicated server untuk melayaninya. Apabila telah mencapai 7.000 anggota, Anda harus sudah melakukan upgrade dedicated server yang baru. Ya, intinya memiliki forum menyita banyak sumber daya ( resources ) seperti, bandwidth , disk space , dan CPU. Padahal ujung-ujungnya . . . .

Forum tidak lagi menjadi media periklanan yang menarik seperti dulu. Mengapa? Perhatikan beberapa paragraf di atas yang saya sudah jelaskan. Ingat jangan salah kira, sekarang ini Anda tidak akan bisa hidup layak secara finansial hanya karena Anda memiliki suatu forum yang beranggota ratusan ribu sekalipun!

Pikirkan sekali lagi kalau keinginan membuat forum adalah semata-mata untuk iklan dan promosi. Para pengiklan tidak suka sekarang beriklan lewat online forum. Kebanyakan dari jaringan iklan berbasis impression (CPM) melarang iklan yang ditempatkan di online forum.

Pengalaman saya berkenaan dengan iklan CPC memperlihatkan bahwa tingkat Click-through rates di online forum menurun dibandingkan pada halaman-halaman web. Memang, ada cara-cara tertentu untuk menghasilkan revenue lewat online forum. Tetapi, percayalah pada saya, itu tidak mudah. Lain kali, saya akan coba menulis untuk Anda di tulisan yang terpisah mengenai bagaimana caranya agar online forum memberikan keuntungan secara finansial.

Nantinya, saya juga akan mengupas tren periklanan lewat weblog dan RSS. Dan itu merupakan tren yang sangat efektif dalam dunia periklanan online , yang diperkirakan bakal menggantikan periklanan lewat online forum, yang pernah saya jabarkan juga di beberapa seminar saya belakangan ini.

Bukan Segalanya

Forum bukanlah segalanya. Forum bukanlah komponen wajib untuk setiap situs web. Membuatnya lebih gampang, daripada merawatnya. Kalau Anda telah membuatnya, maka Anda harus bertanggung jawab. Kalau Anda pikir tidak mampu dan tidak ingin waktu Anda tersita dalam mengumpulkan komunitas, jangan membuat online forum. Tidak memiliki online forum lebih bagus, daripada memiliki forum yang kosong. Memiliki forum yang mati akan menakutkan pengunjung web Anda, karena seolah-olah melihat bangkai di situs web Anda.

Bob Julius Onggo • Praktisi & Konsultan Pemasaran Online (profilnya bisa dilihat di www.bjoconsulting.com)

Foto: dok. ebizzasia

© 2003 - 2005 eBizzAsia. All rights reserved.