 |
R. Andi K. Utomo , General Manager, IT Division, Mobile Communication Team, PT. Samsung Electronics Indonesia |
Samsung Electronics baru saja merilis dua ponsel terbarunya, SGH-E530 dan SOS Message phone SGH-E640 dalam suatu acara meriah di Plaza Senayan, 11 September 2005 lalu. Dalam kaitan itu, eBizzAsaia mewawancarai, R. Andi K. Utomo , General Manager, IT Division, Mobile Communication Team, PT. Samsung Electronics Indonesia, berikut petikannya:
Siapa target pasar Samsung SOS Message phone SGH–E640?
Target market yang ditujukan adalah mereka-mereka yang concern dengan masalah keamanan. Sebenarnya, semua orang concern terhadap keamanan, hanya saja tidak semua tahu bagaimana cara meminimalkan resiko kalau terjadi sesuatu dengan dia. Awalnya, ponsel tersebut dibuat karena keprihatinan terhadap peristiwa Tsunami akhir tahun lalu, yang mengambil korban ratusan ribu jiwa. Mereka sama sekali tidak mendapatkan early warning , sehingga mungkin bisa menyelamatkan diri, karena antara terjadinya gempa bumi dan Tsunami masih ada jarak waktu. Padahal, teknologinya tersedia. Nah, Samsung memelopori pembuatan ponsel yang memiliki sistem SOS yang berbasis SMS itu, yakni Samsung SGH-E640.
Hanya saja, saat ini, penerapannya secara lebih luas, misalnya untuk pemberi early warning system yang terpadu, melalui kerjasama dengan operator dan berbagai lembaga, masih belum dimungkinkan. Masih banyak kendala yang harus diatasi terlebih dahulu, namun dilihat dari ponselnya sendiri, Samsung sudah menyediakannya.
Bisa dijelaskan lebih rinci keunggulan SOS Message phone ini?
Di dalam ponsel ini sudah terpasang secara built-in SOS Message yang berbasis SMS. Artinya, kalau terjadi sesuatu terhadap penggunanya, misalnya kejadian tabrakan atau menghadapi tindakan kriminal, dia bisa meminta bantuan. Jika yang diminta bantuan itu menggunakan ponsel yang sama, SGH-E640, maka ponselnya akan berbunyi menyerupai sirene tanda bahaya (SOS – Save Our Soul ).
Dalam keadaan bahaya, sering kali orang menjadi panik dan tak tahu apa yang harus dilakukan. Bagaimana ponsel itu bisa membantu?
Sebelumnya, pengguna harus memasukkan maksimal sepuluh nomor telepon yang siap dan bersedia dihubungi ketika si pengguna menghadapi kesulitan atau bahaya atau ancaman tindakan kriminal. Ketika dalam keadaan bahaya, pengguna SGH-E640 cukup hanya menekan tombol volume , yang ada di bagian depan ponsel, sebanyak 4X. Cukup hanya itu. Secara otomatis, ponsel akan mengirimkan alert berupa SMS, yang sudah tersedia, yang menyetakan bahwa Anda dalam keadaan bahaya atau menghadapi masalah dan meminta salah satu dari sepuluh orang itu untuk menelpon ke Anda. Saat itu, ponsel Anda akan terblok dan hanya dapat dihubungi oleh sepuluh orang yang telah Anda daftarkan nomor teleponnya itu.
Kalau mereka menggunakan ponsel lain, alert yang diterima berupa pesan SMS biasa. Namun, kalau mereka juga menggunakan Samsung SGH-E640, maka ponsel mereka akan membunyikan sirene tanda bahaya (SOS). Nah, begitu mereka menghubungi ponsel Anda, maka secara otomatis pula hubungan Anda telah terbuka dengan si penelepon, sehingga Anda dapat berkomunikasi dengan mereka tanpa perlu lagi menekan tombol apapun. Meski Anda masukkan ke saku, Anda tetap dapat berkomunikasi karena ponsel Anda telah berfungsi sebagai speakerphone .
Jadi, kalaupun Anda beteriak atau meminta tolong atau, yang diharapkan, Anda dapat memberitahukan posisi Anda, komunikasi itu dapat segera dilakukan. Misalkan, Anda mengalami kecelakaan, Anda cukup memberitahukan kondisi Anda, posisi Anda atau Anda sudah berada di rumah sakit mana. Atau, dalam kondisi menghadapi tindakan kriminal, Anda mungkin bisa memberikan posisi Anda secara tersamar. Dan itu dapat Anda lakukan tanpa perlu lagi menyentuh ponsel Anda. Kalau pun Anda dalam keadaan panik, suasana kepanikan itu dapat didengar oleh sepuluh orang yang menghubungi Anda itu. Dan, mereka siap membantu Anda.
Siapa saja yang sebenarnya diharapkan menggunakan ponsel ini?
Sebenarnya, yang paling bagus itu untuk anak-anak atau keluarga, sehingga Bapak/Ibunya tahu kalau anaknya dalam bahaya. Atau, misalnya, anaknya sedang tidak bisa menghubungi, maka dia tinggal kirim SMS untuk minta dihubungi, sehingga Bapaknya bisa menghubungi. Memang, bukan ke sepuluh orang, tetapi cukup Bapak atau Ibunya saja.
Apakah nantinya semua ponsel Samsung akan memiliki fitur itu?
Nantinya, semua ponsel security akan menggunakan SOS message . Di Indonesia, SGH-E640 merupakan ponsel pertama yang menyediakan fitur sekuriti berupa SOS message. Di dunia, hampir di semua negara sudah ada SOS message -nya, bahkan di sejumlah negara Asia lainnya. Karena hal itu akan memberikan manfaat bagi para penggunanya, khususnya dalam menghadapi situasi tertentu.
Berapa unit diharapkan akan terjual setiap bulannya?
Kami berharap konsumen akan memanfaatkan ponsel ini seluas mungkin. Dari sisi penjualan, minimal 10,000 unit per bulan harus bisa terjual. Karena, produk ini tak hanya mengandalkan fitur SOS message , melainkan sudah dilengkapi kamera yang bagus, yakni 1,3 megapixel, juga MP3, Bluetooth, jadi dari sisi standar sangat bagus. Sedang harganya, saat awal 2,9 juta, namun nantinya pasti akan mulai turun. Produk ini sudah ada di pasaran sekitar satu bulan dan banyak masyarakat yang tertarik, terutama karena kita memromosikan fitur SOS message ini secara besar-besaran. Selain itu, kami juga mendorong para frontliner kami dapat memahami fitur tersebut dengan baik, sehingga mereka bisa menjelskannya kepada para pembeli.
Bgaimana dengan Samsung SGH-E530?
Samsung SGH-E530 itu lebih ke anak muda, karena colourful dan fiturnya juga lengkap, memiliki kamera 1,3 megapixel, kemudian MP3, Bluetooth dan berbagai fitur lainnya. Warna–warna yang menarik dan bervariasi, sedang desainnya sangat menawan dan terkesan modis. Sebelumnya, diharapkan anak–anak muda yang akan tertarik membeli, tetapi ternyata para wanita juga senang. Sasarannya memang ke sana.
Tapi harganya kan cukup mahal?
Itu harganya 3 jutaan, cukup mahal, tetapi kan dilengkapi kamera megapiksel. Jangan lupa, anak saya saja, yang masih kelas dua SMP, mana mau dia dikasih ponsel yang harganya di bawah 2 juta? Apalagi kalau tidak ada Bluetooth-nya. Padahal, kalau ada Bluetoothnya, mana mungkin harganya di bawah satu juta. Kemudian, anak-anak muda sekarang ini kan sudah melihat tren di pasar. Ini khasnya Indonesia, lebih ke fashion , gonta-ganti ponsel. Juga, misalnya tukar-tukaran lagu, screen dan lain sebagainya.
Bagaimana pertumbuhannya?
Pertumbuhan kita masih tinggi, yakni 20-23%, cukup tinggi dibandingkan tahun lalu. Di indonesia Samsung ada diurutan ke-3, setelah Nokia, Sony Ericsson baru Samsung. Kita memang fokus di pasar mid-to-high segment , dan sekarang kita juga mulai mengisi pasar mid-to-low .
Dimana keunggulan teknologi Samsung?
Pertama, di layar warna kita boleh dibilang lebih advance dibanding yang lainnya. Ketika yang lain masih 182 ribu warna kita sudah di posisi 262 ribu warna, begitu mereka mencapai 262 ribu kita sudah lebih tinggi lagi. Kedua, di kamera, kita menyediakan kamera megapiksel yang berkualitas tinggi, yang terkenal mampu menghasilkan gambar-gambar yang tajam. Ketiga, daya tahan baterai ponsel Samsung, boleh dikata cukup lama.
Dari sisi desain, ponsel-ponsel kita kebanyakan memang clamshell , yang memang banyak dianut didunia, karena mencerminkan suatu kelas tersendiri. Karena, di dunia clamshell menjadi sebagai simbol eksklusivitas dan fashion . Samsung di dunia cukup kuat, di Perancis kita nomor satu, di Rusia kita nomor satu dan di Korea juga nomor satu. Di Indonesia berbeda, clamsheel baru belakangan semakin populer. Tetapi, Samsung juga punya yang bar dan slide-up .
|